Alumni Ekamas 97 Gelontor Puluhan Tangki Air

Kekeringan di Gunungkidul yang semakin meluas mengundang keprihatinan dari banyak pihak. Sebagaimana diketahui, saat ini, dampak kekeringan telah mencakup 15 kecamatan di seluruh penjuru Gunungkidul. Ketiadaan sumber air membuat warga terpaksa membeli air dari swasta yang tentunya cukup memberatkan.

Berangkat dari kepedulian terhadap situasi ini, para alumni SMA 1 Wonosari yang tergabung dalam Ekamas 97 menggelar aksi peduli dropping air. Puluhan tangki disebar oleh alumnus angkatan 1997 tersebut ke 2 kecamatan.

Ketua Forum Alumni Ekamas 97, Sidum Trio Indarto memaparkan, kegiatan sosial sudah menjadi agenda tahunan dari kelompoknya ini. Meski sudah tersebar ke seluruh Indonesia, namun para alumnus ini masih sangat memperhatikan situasi di Gunungkidul.

Ia menambahkan, kegiatan dropping air sendiri baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya pihaknya memilih menggelar bakti sosial di bidang lainnya. Seperti misalnya pada tahun 2017 silam, pihaknya memberikan voucher belanja gratis kepada para anak yatim piatu.

“Kalau tahun ini memang sengaja kita pilih untuk dropping air karena seperti kita tahu banyak masyarakat Gunungkidul yang menderita karena kekeringan,” ucap Sidum, Minggu (28/10/2018) siang tadi.

Ketika disinggung mengenai jumlah dana yang disiapkan untuk kegiatan dropping air ini, Sidum memilih enggan menjelaskan. Ia memaparkan bahwa seluruh dana untuk membiayai kegiatan sosial ini berasal dari hasil saweran dari para alumni anggota perkumpulan.

Sidum menyatakan bahwa kegiatan sosial semacam ini akan menjadi agenda rutin dari para anggota Ekamas 97. Hal ini selain untuk menjalin silaturahmi antar anggota, juga sebagai bentuk kepedulian terhadap Gunungkidul.

“Tahun depan pasti ada lagi. Nanti kita lihat apa yang dibutuhkan dan kemudian kita galang dana dari internal,” imbuhnya.

Para alumni SMA 1 Wonosari angkatan 1997 bergambar bersama sebelum menggelar kegiatan dropping air

Sementara itu, Ketua Pelaksana Bakti Sosial Ekamas 97, Unggun Hakni memaparkan, kegiatan dropping air sendiri telah dilakukan sejak Jumat (27/10/2018) lalu. Pihaknya merencanakan total ada 60 tangki air bersih yang dibagikan kepada masyarakat.

“Tidak ada layanan PDAM sehingga satu-satunya harapan ya dari tangki air swasta kalau tidak dapat bantuan. Untuk itu pelaksana di lapangan kita bagi 2 grup di masing-masing kecamatan tersebut,” ungkap Unggun.

Hingga hari Minggu tadi, telah didistribusikan sebanyak 36 tangki air. Hingga beberapa hari ke depan, pengiriman bantuan masih akan terus dilakukan hingga nantinya target 60 tangki air bisa terlaksana.

“Nanti jika masih ada donatur dari alumni kami yang menyusul akan kita salurkan terus. Sementara yang sudah terkumpul memang 60 tangki,” urai dia.

Info via : https://pidjar.com/prihatin-kekeringan-meluas-alumni-ekamas-97-gelontor-puluhan-tangki-air/6087/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *